Rionny Mainaky: Masalah Pemain Tunggal Putri Bukan Trauma, tetapi...

in dlike •  2 months ago  (edited)

Shared From Dlike

Tunggal putri merupakan sektor paling lemah di tim bulutangkis Indonesia. Sampai saat ini belum ada satupun pebulutangkis di sektor tunggal putri yang masuk ke dalam peringkat 10 besar dunia. Lain halnya dengan sektor lainnya yang setidaknya dapat menempatkan minimal satu pebulutangkis atau satu pasangan di sektor masing-masing. Seperti tunggal putra yang menempatkan dua pebulutangkis di peringkat 10 besar dunia, atau sektor ganda putri yang menempatkan satu pasangan dalam 10 besar dunia.

Pelatih pebulutangkis tunggal putri Indonesia Rionny Mainaky menampik bahwa tidak meroketnya prestasi pebulutangkis tunggal putri karena trauma sering mengalami kekalahan. Karena menurutnya pebulutangkis seperti Gregoria Mariska Tunjung beberapa kali nyaris unggul dari pemain unggulan. Menurut Rionny Mainaky, kurangnya motivasi yang menghambat pebulutangkis tunggal putri untuk berkembang. Contohnya saat Gregoria Mariska Tunjung bertemu dengan Ratchanok Intanon (Thailand) di Malaysia Masters 2020 pada babak pertama. Sebenarnya Gregoria sudah unggul pada set pertama, tetapi akhirnya lawan dapat berbalik unggul.

Begitu juga saat Indonesia Masters 2020. Gregoria kembali bertemu pemain unggulan di babak pertama yaitu Akane Yamaguchi dari Jepang. Gregoria sempat unggul 24-22 pada gim pertama tetapi pada gim kedua dan ketiga Akane dapat memenangi permainan tersebut. Akibat dari kurangnya motivasi ini membuat pebulutangkis tunggal putri kalah bersaing dengan lawan-lawannya walaupun mereka memiliki potensi untuk terus berkembang.


Shared On DLIKE

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Kita telah upvote dan reblog yah ke ribuan follower.. :3 Trims sudah memvoting @puncakbukit sebagai witness dan kurator.