Hariadhi, Sosok Penulis Dermawan Dalam Ilmu Menulis

in zzan •  last year  (edited)

Pada suatu malam, sendirian di kos, tidak punya uang, token listrik PLN mau habis, pulsa tinggal lima belas ribu yang hanya bisa dijadikan paket data sebesar 15 Mb. Terasa baginya hidup itu akan berakhir pada saat itu, rasa putus asa sudah hinggap di pikirannya, akan tetapi tiba-tiba terdengar suara nada panggil dari smartphonenya. Segera ia ambil smartphone miliknya itu dan ternyata ia lihat ada sebuah pesan Whatsapp dari seorang petinggi BUMN.

Pesan itu berisi tentang tawaran pekerjaan menulis untuk mengisi konten website sebuah BUMN. Honornya pun lumayan, sebesar empat juta Rupiah dan dibayar didepan lagi. Suatu rejeki yang tidak diduga dan tanpa pikir panjang ia pun menerima pekerjaan menulis itu. Begitulah sepenggal kisah suka dan duka Hariadhi seorang penulis konten yang sudah berpengalaman dan lama malang melintang dalam dunia tulis menulis.

Pria kelahiran 1984 ini sebenarnya berangkat dari profesi sebagai Graphic Designer , tidak memiliki latar belakang sebagai penulis. Profesinya sebagai sebagai penulis itu sebenarnya muncul karena suatu peristiwa tidak terduga. Ia diminta untuk menggantikan pekerjaan temannya, sebagai copy writer di suatu perusahaan, entah kenapa ia pun langsung menerimanya. Selama sembilan bulan ia harus belajar dari nol kembali, karena dunia tulis menulis baginya adalah hal yang baru. Syukurlah ternyata ia bisa beradaptasi dengan dunia profesi barunya ini.

Setelah menekuni dunia tulis menulis, ternyata pintu rejeki dari pekerjaan ini mulai terbuka. Berbagai tawaran pekerjaan menulis berdatangan, bahkan beberapa pernah menjadi seorang Ghost Writer dan membuat buku untuk seseorang petinggi perusahaan BUMN. Tak dinyana buku yang dibuat ternyata laku keras dan diminati oleh para pembaca.

Setelah dirasa cukup sukses dan matang dalam ilmu serta pengalaman dalam dunia tulis menulis akhirnya ia memutuskan untuk membagi ilmunya secara gratis. Ia pun sempat membagi ilmunya untuk sebuah grup penulis The Writers. "Rejeki itu terbuka kalau kita rajin sharing," ungkapnya melalui pesan Whatsapp. Itulah yang menjadi latar belakang mengapa ia rajin berbagi pengalaman dan ilmu secara cuma-cuma. Dalam sebuah acara bagi ilmu kepada grup penulis The Writers, ia pun berpesan bahwa menulis adalah pekerjaan halal jadi wajarlah kalau kita menerima honor berupa uang dari hasil tulisan kita.

Selain itu ia menambahkan, kunci sukses dalam dunia tulis menulis adalah keteguhan hati, sikap rendah hati dan mau belajar. Tanpa sikap-sikap tersebut mustahil, seorang penulis bisa bertahan dalam dunia tulis menulis. Jadi siapapun bisa menjadi penulis dan mendapatkan penghasilan halal dari tulisannya. (hpx)

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Sudah kami resteem yaa ke ribuan follower.. :-] Trim's telah memvoting @puncakbukit sebagai witness.

Hi @happyphoenix!

Your post was upvoted by @steem-ua, new Steem dApp, using UserAuthority for algorithmic post curation!
Your UA account score is currently 4.741 which ranks you at #1587 across all Steem accounts.
Your rank has not changed in the last three days.

In our last Algorithmic Curation Round, consisting of 92 contributions, your post is ranked at #17.

Evaluation of your UA score:
  • Some people are already following you, keep going!
  • The readers like your work!
  • Try to work on user engagement: the more people that interact with you via the comments, the higher your UA score!

Feel free to join our @steem-ua Discord server